Pengertian EKLEKTIK

eklektik

 

ILMU KEPOLISIANEKLEKTIK memiliki beberapa pengertian yang berbeda-beda namun sebenarnya memiliki sebuah arti inti yang sama, berikut saya sajikan beberapa pengertian EKLEKTIK dari berbagai sumber untuk menambah pengetahuan kita.

  1. Pengertian kata EKLEKTIK menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah bersifat memilih yg terbaik dari berbagai sumber (tt orang, gaya, metode).
  2. Menurut laman persamaankata dijelaskan bahwa pengertian EKLEKTIK adalah memiliki persamaan kata (sinonim) dengan kata pilih-pilih atau selektif.
  3. Menurut Putri Hardiyanti dalam blogspot nya menjelaskan tentang metode EKLEKTIK dalam pembelajaran Bahasa Arab dengan pengertian yang berbeda. “Salah satu metode pengajaran yang dapat digunakan dalam  pengajaran Bahasa Arab adalah metode Pembelajaran Eklektik (Thariqah Al-Intiqaiyyah) yaitu suatu metode pembelajaran yang lebih banyak ditekan kan pada kemahiran mendengar (istima’), kalam (berbicara), kitabah (menulis), qiraah (membaca), dan memahami pengertian-pengertian tertentu. Metode eklektik ini lahir berawal dari ketidakpuasan  terhadap metode lain atau metode sebelumnya, tapi pada waktu yang  sama metode itu terjebak dalam kelemahan yang dahulu menjadi penyebab lahirnya metode yang dikritiknya. Metode-metode datang  silih berganti dengan kekuatan dan kelemahan yang silih berganti pula.”
  4. Dalam ilmu psikologi dikenal dengan istilah Konseling Eklektik. Istilah Konseling Eklektik (Eclectic Counseling) menunjuk pada suatu sistematika dalam konseling yang berpegang pada pandangan teoretis dan pendekatan (approach), yang merupakan perpaduan dan berbagai unsur yang diambil atau dipilih dari beberapa konsepsi serta pendekatan. Konseling Eklektik merupakan suatu model pendekatan konseling yang dilakukan dengan cara menggabungkan berbagain teori atau metode ke dalam suatu program perlakuan. Pengertian Teori Eklektik menurut para ahli adalah sebagai berikut : a. Menurut Norcross, 1987 ; Proschaska & Norcross, 1999. “Eklektik didefinisikan secara sederhana dalam bentuk penggunaan lebih dari satu pendekatan untuk menangani masalah konseling.”  b. Menurut pandangan Shertzer dan Stone dalam buku Fundamentals of Counseling. “Konseling Eklektik sebagaimana dikonsepsikan oleh Thorne, mengandung unsur-unsiir positif dan negatif. Sebagai unsur positif disebut: usaha menciptakan suatu sistematika dalam memberikan layanan konseling; menghindari pbsisi dogmatik dan kaku dengan berpegang pada satu kerangka teoretis dan pendekatan praktis saja. Sebagai unsur negatif disebut: menjadi mahir dalam penerapan satu pendekatan konseling tertentu sudah cukup sulit bagi seorang konselor, apalagi mengembangkan suatu pendekatan konseling yang memadukan unsur-unsur dari berbagai pendekatan konseling; konseling dapat merasa bingung bila konselor mengubah-ubah siasatnya sesuai dengan keadaan konseli pada fase-fase tertentu dalam proses konseling; diragukan apakah konselor mampu menehtukan siasat yang paling sesuai hanya berdasarkan reaksi dan tanggapan konseli pada saat-saat tertentu selama proses konseling berlangsung” c. Menurut Gilliland, 1984. “Mengemukakan bahwa konseling elektik adalah teori konseling yang tidak memiliki teori atau prinsip khusus tentang kepribadian.” d.  Menurut Thorne (1961). “Mengemukakan bahwa konseling elektik menggunakan data klien yang utama adalah dari studi secara individual yang meliputi keseluruhan kehidupan yang selalu berubah.”
  5. Sedangkan menurut Keiza Amorani dalam bukunya Ide-Ide Segar Menata Rumah terbitan Gramedia Pustaka Utama menjelaskan konsep gaya EKLEKTIK sebagai berikut :
  • Gaya eklektik muncul pada awal abad ke-20. Pada masa itu, rumah adalah simbol kekayaan dan kemakmuran. Semakin mewah isi rumah, semakin tinggi derajat kebangsawanan seseorang untuk diakui. Secara estetika, gaya ini lebih berkaca pada gaya masa lampau ketimbang pada masa depan. Tak heran, di dalamnya terdapat berbagai unsur arsitektur seperti gothic, rococo, dan victorian.Namun, eklektik juga menjadi simbol romantisme dalam arsitektur karena di dalamnya terdapat beragam detail yang penuh cerita sejarah. Maksimalis, begitulah kata lain untuk eklektik.
  • Tiga elemen eklektik
    Eklektik dibagi menjadi tiga tipe. Berikut ini pernik-pernik eklektik berdasarkan tipe itu, dan Anda bisa memilih salah satunya untuk diterapkan sebagai aksentuasi yang akan memperindah rumah Anda:
    a. Eksotik – hippy

    – Dipan dengan aneka bantal bersulam atau bordir.
    – Kain kaya motif dengan aksen manik-manik.
    Upholstery ala India warna fuchshia dan indigo.
    – Kain sari dan kaca.
    – Warna bumi ala Maroko.
    – Motif China berupa warna merah cabai atau hijau dengan aksen hitam.
    b. Romantik-feminin

    – Motif bunga, sulur, dan tanaman.
    – Bahan upholstery yang terbuat dari kain halus, sutra, atau bulu angsa.
    – Warna pink pastel kebiruan dipadu ungu lavender, merah stroberi, dan turkoise terang.
    – Kursi klasik dengan penutup kain berenda.
    c. Penuh seni

    – Furnitur antik dan desain beraliran dekonstruksi atau asimetris.
    – Cat tembok bertekstur.
    Upholstery berupa patchwork.
    – Lukisan artwork.

Itulah beberapa pengertian tentang EKLEKTIK semoga bermanfaat untuk kita semua…

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *